Pihak yang Kalah dalam Gugatan Perdata Tidak Melaksanakan Putusan Pengadilan, Apa yang Bisa Dilakukan Pihak yang Menang?

Gambar: Joe Gratz / CC0 (via Wikimedia Commons)
Putusan hakim tidak akan berarti bagi para pihak tanpa adanya pelaksanaan atas putusan tersebut. Berdasarkan *Pasal 196 HIR, apabila pihak yang kalah lalai atau enggan untuk melaksanakan putusan hakim atas gugatan perdata, maka pihak yang menang harus *mengajukan permohonan secara lisan atau tertulis kepada Ketua Pengadilan Negeri tempat perkaranya diadili.
Dari permohonan tersebut, Ketua Pengadilan Negeri kemudian akan memanggil pihak yang kalah untuk menghadap dan menegurnya agar melaksanakan putusan paling lambat 8 hari setelah teguran tersebut.
Pelaksanaan Putusan
Dalam waktu 8 hari tersebut, pihak yang kalah diberi kesempatan untuk melaksanakan putusan secara sukarela.
Apabila setelah lewat 8 hari pihak yang kalah *belum juga melaksanakan putusan, maka merujuk pada **Pasal 197 ayat (1) HIR, Ketua Pengadilan Negeri karena jabatannya akan membuat *perintah tertulis (beschikking) berupa penetapan penyitaan barang bergerak dan/atau barang tetap milik pihak yang kalah.
Jumlah barang yang disita disesuaikan dengan jumlah uang yang tercantum dalam putusan.
Prioritas penyitaan dilakukan terhadap:
- Barang-barang bergerak terlebih dahulu.
- Jika barang bergerak tidak mencukupi, maka dilakukan penyitaan terhadap barang-barang tetap.
Pelaksana Penyitaan
Berdasarkan *Pasal 197 ayat (2) HIR, pihak yang melakukan penyitaan adalah panitera dari pengadilan yang bersangkutan.

Hafid Nafi Rozzaki
Saya sedang melakukan testing.
Baca Juga

Masih Percaya Ketiadaan Meterai Membuat Perjanjian Jadi Tidak Sah? Simak Faktanya!
23 Jul 2026

Karakteristik Bahasa Hukum Dalam Penyusunan Kontrak Bisnis
13 Jul 2026

Bukan Soal Gak Percaya, Ini Alasan Perjanjian Pisah Harta Itu Penting!
9 Jul 2026

Pendidikan di Bawah Kendali Prompt AI
25 Jun 2026

Menyoal Relevansi Syarat Kelulusan SMA Untuk Polisi Masa Kini Dalam Revisi UU Polri
20 Jun 2026

Dilema Pendidikan Hukum Yang Menjauh Dari Realitas Masyarakat
22 Mei 2026

Jerat Hukum Bagi Pelaku Santet di Indonesia
20 Mei 2026

Membedah Wajah Baru BUMN lewat Danantara
19 Mei 2026

Mengenal Mekanisme “Pengakuan Bersalah” dalam KUHAP Terbaru
11 Mei 2026

Pendidikan Dalam Bayang-Bayang Industri
4 Mei 2026