Opini

Pandangan dan analisis mendalam tentang isu hukum terkini

OPINI|Mar 11

Potret Kekerasan Di Balik Seragam Kepolisian Indonesia: Mengapa Brutalitas Polisi Sulit Dihentikan?

Kekerasan aparat dalam rentang waktu yang telah dianalisis tidak bisa lagi dianggap sebagai kasus terpisah atau kesalahan individu semata. Ketika pola serupa terus berulang dan pertanggungjawaban tidak berjalan tegas, maka masalahnya bersifat sistemik. Hal ini bukan sekadar soal disiplin internal, tetapi soal arah dan kualitas negara hukum kita. Negara memang berhak menggunakan kekuatan. Namun hak itu dibatasi hukum dan harus diawasi. Jika penggunaan kekuatan melampaui batas tanpa konsekuensi yang jelas, maka hukum kehilangan wibawanya.

By Satria Kusuma Wardhana

Potret Kekerasan Di Balik Seragam Kepolisian Indonesia: Mengapa Brutalitas Polisi Sulit Dihentikan?
OPINI|Feb 21

Board of Peace, Perusahaan Israel di Maluku Tengah, dan Uji Konsistensi Politik Luar Negeri Indonesia

Isu mengenai keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace serta beroperasinya perusahaan Israel di Maluku Tengah memunculkan pertanyaan mendasar: apakah kebijakan tersebut selaras dengan komitmen konstitusional Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina?

By Diah Ayu Fadilah

Board of Peace, Perusahaan Israel di Maluku Tengah, dan Uji Konsistensi Politik Luar Negeri Indonesia
OPINI|Dec 22

Antara Teks Hukum dan Keadilan: Kritik atas Jargon “Lex Dura Sed Tamen Scripta”

Hukum sebagai pelindung, tidak sepantasnya kejam.

By Hafid Nafi Rozzaki

Antara Teks Hukum dan Keadilan: Kritik atas Jargon “Lex Dura Sed Tamen Scripta”
OPINI|Nov 24

Pertimbangan Bisnis "Business Judgement Rule" dalam Revisi Keempat UU BUMN

Business Judgement Rule dalam perubahaan keempat UU BUMN

By Hafid Nafi Rozzaki

Pertimbangan Bisnis "Business Judgement Rule" dalam Revisi Keempat UU BUMN
OPINI|Nov 15

Belenggu Cita-Cita Indonesia Emas 2045 Itu Bernama Korupsi

Cita-cita Indonesia Emas 2045 apakah dapat terwujud, jika budaya korupsi masih mengakar?

By Hafid Nafi Rozzaki

Belenggu Cita-Cita Indonesia Emas 2045 Itu Bernama Korupsi